Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rangkuman Materi Fisika Listrik Dinamis | BelaTIH.com

Rangkuman Materi Fisika Listrik Dinamis — Listrik saat ini menjadi hal yang paling diutamakan dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang yang hidup di zaman sekarang akan merasa hampa apabila terjadi pemadaman listrik. Betapa pentingnya arus listrik untuk setiap kegiatan yang dilakukan di rumah atau untuk produksi di suatu pabrik. Berikut ini rangkuman materi Fisika mengenai listrik.

SC: merlina900301.wordpress.com

Menghitung Kuat Arus Listrik

Arus listrik dapat didefinisikan menjadi 3 bagian, yaitu berdasarkan partikel-partikel bermuatan listrik positif, arah arus listrik atau arus konvensional akan berlawanan dengan arah arus elektron, serta arus listrik akan mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik yang berpotensial rendah. Hingga didapatkan rumus untuk menghitung besar arus listrik, yaitu kuat arus listrik (I satuan A) sama dengan muatan listrik (q satuan C) dibagi selang waktu (t satuan s).

Catatan: banyak yang sering terbalik antara alat pengukur arus listrik dengan tegangan listrik. Terkadang keduanya diangap sama, padahal alat yang digunakan akan berbeda. Alat untuk mengukur arus listrik yaitu amperameter, sementara alat yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik disebus voltmeter. Amperameter dipasang secara seri, sementara voltmeter dipasang secara parallel.

Daya Hantar Arus listrik Suatu Zat

Kemampuan suatu zat untuk menghantarkan arus listrik dinamis disebut sebagai daya hantar arus listrik. Terdapat 3 jenis zat atau bahan listrik berdasarkan konduktivitasnya, yaitu konduktor, isolator, dan semikonduktor. Bahan konduktor ini memiliki sifat yang mudah menghantarkan arus listrik, seperti perak, alumunium, dan tembaga. Lawannya konduktor sudah pasti isolator yang artinya memiliki bahan yang sukar menghantarkan arus listrik.

Contoh bahan dari isolator adalah karet, plastik, dan kayu. Bahan ketiga dari daya hantar arus listrik yaitu semikonduktor. Terdapat keunikan dari semikonduktor, karena sifat zatnya bisa berubah-ubah, kadang konduktor atau kadang isolator. Contoh bahan semikonduktor yaitu germanium dan silikon.

Sumber Arus Listrik dan Tegangan Listrik

Pertama, elemen volta memiliki elektroda positif (anoda), elektroda negatif, dan elektrolit. Anda yang ingin mudah mengingatnya bisa gunakan cara cepat mengingat Positif Cukup, Negatif Zangan”. Artinya, elektroda positif pada elemen volta menggunakan pelat Cu atau tembaga, dan elekroda yang negatif menggunakan pelat Zn (Seng). Elektrolit pada elemen volta merupakan H2SO4 atau asam sulfat.

Bekerja dalam waktu yang pendek karena terjadinya polarisasi menjadi kelemahan suatu elemen volta. Polarisasi merupakan proses terjadinya pelekatan gelembong-gelembung gas pada tembaga. Sumber arus listrik dan tergangan listrik yang kedua adalah baterai (elemen kering). Baterai memiliki dua penysun, yaitu Zn sebagai katoda, dan karbon (batang arang) sebagai anoda. 

Di dalam baterai terdapat campuran salmiak atau yang disebut sebagai ammonium klorida (NH4Cl) dengan serbuk arang atau mangan dioksida (MnO2) yang berbentuk sebagai pasta kering. Fungsi dari NH4Cl dalam baterai sebagai larutan elektrolit, dan MnO2 sebagai depolarisator dalam baterai. Depolarisator digunakan untuk meniadakan polarisasi agar arus listrik dinamis pada baterai mengalir lebih lama, karena tidak ada gelembung gas.

Sumber arus listrik dan tergangan listrik yang ketiga adalah akumulator atau yang dikenal sebagai aki. Di dalam aki memiliki penyusun yang terdiri dari anoda yang terbuat dari batang timbal dioksida (PbO2), dan katoda batang imbal (Pb). Pada aki asam sulfat (H2SO4) menjadi elektrolitnya.

Macam-macam Rangkaian Listrik

Berdasarkan ada tidaknya ujung rangkaian listrik dinamis, terdiri dari rangkaian listrik terbuka dan rangkaian listrik tertutup. Berdasarkan ada tidaknya percabangan, terdiri dari seri dan paralel. Rangkaian seri merupakan rangkaian yang tidak bercabang, sehingga besaran hambatan pengganti (Rs) langsung dijumlahkan. Pada rangaian paralel memiliki percabangan yang membuat besaran hambatan pengganti (Rp) dihitung menggunakan penjumlahan pecahan.

Mungkin begitulah Rangkuman Materi Fisika Listrik Dinamis di artikel ini, tetap semangat belajar. 

Posting Komentar untuk "Rangkuman Materi Fisika Listrik Dinamis | BelaTIH.com"